Thursday, April 11, 2019

Kenang Sang Ayah, Erick Thohir Diajarkan Berbuat yang Terbaik

Peringatan Haul ke-3 almarhum H Mochamad Thohir disesaki beberapa puluh ribu jamaah. Acara yang diadakan di Masjid At-Thohir, Tanjung, Kalimantan Selatan, didatangi setidaknya 10.000 orang.

Hadirin yang hadir datang dari beberapa komponen penduduk, diantaranya ulama, tokoh penduduk, dan masyarakat seputar. Acara haul itu pun didatangi ulama kharismatik Kalsel KH Asmuni (Abah Guru Danau) dan KH Abdul Hamid, Rabu 13 Maret 2019

Baca juga : Jurusan di STMI

Ada juga dalam acara haul itu Erick Thohir serta Boy Thohir. "Tidak hanya bentuk bakti kami pada ayahanda, haul ini pula bentuk terima kasih pada penduduk Tabalong serta Balangan yang sudah memberi suport atas hadirnya Adaro sampai sekarang ini," kata Boy Thohir, lewat tayangan wartawan, Kamis (14/3/2019).

Selanjutnya Boy menginginkan, supaya peringatan haul ini dapat jadi semangat untuk mengawasi amanah dalam berperan buat bangsa serta penduduk Indonesia. Selain itu sang adik, Erick Thohir, kembali kenang bapak M Thohir menjadi figur yang dengan teguh mengawasi nama baik.

"Uang bukan hal yang mutlak, itu yang tetap di ajarkan ke kita," tegas Erick.

Dalam peluang itu Erick bercerita jika ayahnya Mochamad Thohir lahir menjadi anak desa di Gunung Sugi, Lampung. Saat berusia yang belia, 10 tahun, M Thohir sangat terpaksa merantau serta berupaya survive sambil mengenyam pendidikan SMA serta meneruskan ke bangku kuliah.

Baca juga : Jurusan di STTT

Beliau lalu sudah sempat masuk ke group Eveready serta Astra. "Kita tetap di ajarkan, jika dikasih peluang gunakan sebaik-baiknya, melakukan perbuatan yang terunggul, itu yang tetap saya gunakan sampai ini hari," kata Erick.

Diantara runtutan pelajaran hidup yang berarti dari bapak, Erick pun kembali kenang jika ayahnya ialah figur yang tetap memerhatikan beberapa hal kecil.

"Setiap pulang kantor bapak saya tetap teriak-teriak panggil anak-anaknya. Perihal kecil, tetapi itu yang membuat kami jadi berarti," pungkas Erick.

Wednesday, April 10, 2019

Diserang Hoaks Sumbangan Pilpres, Alfamart Lapor Kominfo

Berita bohong atau hoax tersebar dimana saja serta tidak cuma menerpa elite politik. Kesempatan ini tersebar hoax yang mengkaitkan minimarket Alfamart dengan sumbangan pemilihan presiden.

Hoax itu berbentuk beredarnya photo struk berbelanja Alfamart di media sosial serta WhatsApp yang mengkaitkan program donasiku sembako gratis untuk memberi dukungan pasangan calon presiden-calon wapres (capres-cawapres) tersendiri.

Baca juga : Jurusan di POLINES

“Berita yang menyebar di media sosial itu saya jamin tidak benar,” tutur Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin dalam info tertulisnya pada SINDOnews, Rabu (10/4/2019).

Awal mulanya tersebar di sosial media, struk berbelanja yang di tercatat potongan untuk donasi sembako gratis sebesar Rp10.000. Donasi itu ditanggung pada konsumen. Photo itu tersebar serta viral di sosmed sebab dihubungkan seakan-akan sumbangan untuk satu diantara capres-cawapres.

Solihin menerangkan beredarnya photo itu bermula waktu customer bernama Rahmi belanja di Alfamart pada 27 Maret 2019. Waktu transaksi, berlangsung kekeliruan dalam masukkan nilai donasi yang sudah di setujui semestinya Rp100 jadi Rp10.000. Waktu kasir tahu berlangsung kekeliruan, lantas mengkonfirmasi pada customer serta menggantinya dengan uang tunai. Customer terima keterangan serta tidak mempersoalkan .

“Kami mempunyai SOP (standar operating procedure) yang harus digerakkan oleh tiap-tiap kru toko dalam hubungannya donasi customer,” katanya.

Solihin menyatakan tidak ada skema potong langsung, kasir harus tawarkan dulu pada customer apa bersedia untuk berdonasi. bila tidak, uang akan dikembalikan. Kasir cuma tawarkan customer untuk berdonasi atas uang kembalian di bawah 500 rupiah.

Program donasi yang digerakkan oleh Alfamart tetap bekerja bersama dengan yayasan-yayasan yang kredibel, akuntabel, serta transparan dan mempunyai izin sah dari pemerintah.

Baca juga : Jurusan di UNTIDAR

Program sembako gratis adalah program dari yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI) periode 1 Januari sampai 31 Maret 2019. Kerja sama Alfamart dengan BMCI berjalan semenjak tahun 2015, mengalirkan sembako gratis pada penduduk pra sejahtera.

Solihin memberikan, hasil donasi yang didapatkan dari customer, langsung diserahkan pada pihak yayasan. “Sebagai bentuk transparansi, laporan donasi pun diaudit oleh Kantor Akuntan Publik,” katanya.

Alfamart sudah memberikan laporan content hoax itu lewat surat elektronik pada Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo): aduankonten@mail.kominfo.go.id serta sudah dilakukan tindakan.

Solihin menyesalkan berita yang tidak benar itu digunakan oleh beberapa pihak. “Kami minta penduduk tidak turut menyebarluaskan,” lebih Solihin

Tuesday, April 9, 2019

Viral, Caleg Demokrat Ponorogo Ini Kampanyekan Jokowi-Ma’ruf

Calon legislatif DPRD Ponorogo dari Partai Demokrat bernama Neni Eviliana mendadak jadi pembicaraan di sosial media. Ini sesudah baliho pencalegannya yang bergambar pasangan capres serta wapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin viral di sosial media.

Dalam balihonya, Neni terlihat kenakan jaget kebesaran Partai Demokrat berwarna biru dan kerudung biru. Dalam baliho itu, Neni tuliskan dianya menjadi “Srikandi Partai Demokrat Jawa Timur” untuk DPRD Ponorogo daerah penentuan 3 yang mencakup Kecamatan Sooko, Pulung, Pudak, Sawoo serta Ngebel. Baliho itu pula diperlengkapi nomer urutnya yaitu nomer 7 dan nomer urut Partai Demokrat 14 dibarengi dengan gambar bendera Partai Demokrat.

Baca juga : Jurusan di PNB

Yang unik dari baliho ini, Neni tidak menempatkan gambar Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketua partai. Bahkan juga Neni pula tidak menempatkan gambar capres serta wapres yang di dukung partainya yaitu Prabowo-Sandiaga Uno. Neni justru menempatkan gambar Joko Widodo serta KH Ma’ruf Amin diperlengkapi dengan symbol satu jari serta tulisan #01 Indonesia Maju.

Neni sendiri membetulkan photo baliho yang viral itu ialah baliho yang menyengaja dia bikin serta dipasang. ”Baliho itu yang membuat serta menempatkan relawan tetapi telah izin saya,” kata Neni Eviliana pada wartawan, Jumat (5/4/2019).

Calon legislatif partai demokrat nomer urut 7 DPRD Ponorogo itu akui dengan pribadi memang memberi dukungan calon presiden serta calon wakil presiden Jokowi-Ma’ruf. Walau Partai Demokrat mengangkat pasangan calon nomer urut 02.

Menurut dia sampai kini relawan-relawannya di Ponorogo cenderung memberi dukungan Jokowi-Ma’ruf. ”Jadi untuk calon legislatif mereka pilih saya, sedang untuk pilresnya pilih Jokowi-Ma’ruf. Saya tidak mungkin tinggalkan relawan kami,” katanya.

Baca juga : Jurusan di UNDIKSHA

Neni menjelaskan semenjak baliho itu dipasang, banyak orang yang mengontak. Khususnya dari elit DPC Partai Demokrat Ponorogo.

Dia akui juga meminta maaf sebab telah dipandang berseberangan atau membelot dengan ketetapan partai pengusungnya. Dia juga siap bila kelak mendapatkan sangsi dari partai. ”Kalau pilihan presiden ini memang dari dalam hati, serta tidak dapat dipaksakan apa pun risikonya,” pungkasnya.

Friday, April 5, 2019

'Nasihat' Duterte kepada China: Keluar dari Pulau Thitu

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menjelaskan pada China untuk berhenti mengganggu satu pulau yang diduduki Manila di Laut China Selatan yang disengketakan. Duterte bahkan juga meneror akan mengerahkan tentaranya di pulau bila Beijing menyetuhnya.

Pengakuan Duterte, yang menurut dia bukan peringatan tetapi nasehat pada seseorang rekan, ikuti pengakuan yang dibikin oleh Kementerian Luar Negeri Filipina yang menyebutkan kehadiran lebih dari 200 kapal nelayan China di dekat pulau Thitu ialah ilegal.

"Saya tidak akan minta dengan begitu atau meminta, tapi saya cuma memberi tahu Anda keluar dari Pagasa sebab saya mempunyai tentara disana. Bila Anda menyentuhnya, itu ialah narasi yang berlainan. Saya akan memberitahu tentara 'bersiap untuk misi bunuh diri'," kata Duterte dalam satu pidato, memakai nama lokal untuk pulau Thitu seperti diambil dari Straits Times, Jumat (5/4/2019).

Baca juga : Jurusan di POLMAN

Duterte sudah berkali-kali menjelaskan ia tidak akan berperang dengan China karenanya akan bunuh diri. Tetapi, dia menyatakan tidak akan membiarkan China menempati pulau Thitu karenanya punya Filipina.

Militer Filipina memvisualisasikan kapal-kapal itu menjadi "terduga milisi maritim".

"Aksi seperti itu, saat tidak tidak diterima oleh pemerintah China, dipandang sudah diadopsi olehnya," kata Departemen Luar Negeri dalam satu peringatan yang jarang pada Beijing.

"Kedatangan kapal di seputar pulau Thitu untuk periode yang berkepanjangan serta berulang memunculkan pertanyaan mengenai tujuan serta kecemasan mereka mengenai peranan mereka dalam memberi dukungan arah pemaksaan," lebih pengakuan, beberapa waktu sesudah Filipina ajukan memprotes diplomatik dengan China.

Di Beijing, jubir Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang tidak mengacu langsung pada memprotes Manila, tapi dia menjelaskan perbincangan bilateral di Laut Cina Selatan yang diselenggarakan di Filipina di hari Rabu berjalan jujur, ramah serta bernilai.

"Kedua pihak menyatakan jika permasalahan Laut Cina Selatan mesti dituntaskan dengan damai oleh beberapa pihak yang ikut serta langsung," tuturnya.

Menurut data militer, Filipina sudah memonitor kapal-kapal China dari Januari sampai Maret tahun ini.

"Ini disangka milisi maritim," kata Kapten Jason Ramon, jubir Komando Barat militer minggu ini.

"Ada saatnya mereka cuma berada di sana tanpa ada memancing. Terkadang, mereka cuma diam."

Baca juga : Jurusan di ISI SURAKARTA

Filipina, Brunei, Cina, Malaysia, Taiwan serta Vietnam mempunyai klaim kedaulatan di Laut Cina Selatan, jalan perairan perdagangan yang membuahkan lebih dari USD3,4 triliun tiap-tiap tahun.

Pada tahun 2016, Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag menggagalkan klaim kedaulatan China atas sejumlah besar Laut Cina Selatan.

"Kami mengatakan beberapa pihak yang memiliki kepentingan untuk hentikan aksi serta pekerjaan apapun yang bertentangan dengan Deklarasi ASEAN-China mengenai Tingkah laku Beberapa Pihak di Laut Cina Selatan, sebab ini memunculkan ketegangan, ketidakpercayaan serta ketidakpastian, serta meneror perdamaian serta kestabilan regional," kata kementerian Filipina.

Bulan lantas, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo memberikan keyakinan Filipina jika mereka akan bela diri bila terserang di Laut Cina Selatan.

Thursday, April 4, 2019

Gaet Band Repvblik, PKPI Tegaskan Komitmen Tambah Suara Jokowi-Ma'ruf

Ketua Umum Partai Keadilan serta Persatuan Indonesia (PKPI), Diaz Hendropriyono menyatakan prinsip partainya memberi dukungan pasangan Calon presiden serta Calon wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin dalam pertemuan wartawan yang diadakan di Libris, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

“Sebagai partai, PKPI sudah memiliki komitmen memberi dukungan Jokowi di awalnya serta tetap selalu mengawasi prinsip itu,” tegas Diaz.

“Dan ini tidak cuma prinsip. Pada saat partai lainnya nge-gas menguber nada untuk Penentuan Legislatif (Pileg), PKPI malah nge-gas pol meningkatkan nada pasangan 01,” sambungnya.

Baca juga : Biaya Kuliah POLNES - Pendaftaran POLNES

Diluar itu, Diaz pula menanyakan hasil survey yang mengatakan 100% pemilih PKPI adalah simpatisan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. “Saya sendiri kan telah memberi dukungan Jokowi semenjak tahun 2012, tidak mungkin partai saya berlainan. Partai ini saya meyakini solid,” tutur Diaz.

Mengacu pada survey, massa PKPI sebelum kepemimpinan Diaz memang memberi dukungan Prabowo-Sandi. 1/2 tahun sesudah pelantikan Diaz, seputar 30% sudah berubah jadi simpatisan Jokowi-Amin.

Simpatisan Jokowi-Amin kembali bertambah pada survey Januari 2019 sampai 53%. Survey awal Maret 2019 tunjukkan suport bertambah jadi 62%. Paling akhir, survey SMRC pada bulan ini tunjukkan suport massa PKPI pada 01 sampai 100%.

Menantang Golput dengan Musik
Dalam pertemuan wartawan itu, PKPI pula melaunching single berjudul Jokowi Pilihan Kita yang dibawakan oleh band Repvblik. Video klip single yang tayang perdana pada pertemuan wartawan ini ikut tampilkan Diaz menjadi gitaris. Menjadi informasi, Repvblik sendiri sudah jadi kader PKPI sejak Januari 2019.

Lewat single itu, PKPI ajak simpatisan Jokowi-Amin untuk tidak golput. “Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengatakan 7% pemilih atau 13 juta orang punya potensi golput. Indo Acuan bahkan juga mengatakan bila 40% pendukungnya golput, Jokowi-Amin punya potensi kalah. Oleh karenanya, kita mesti solid serta keseluruhan memberi dukungan Jokowi-Amin,” simpul Diaz.

Musik jadi medium pilihan PKPI sebab dipandang sangat ampuh dalam menggerakkan penduduk. “Manusia dengan alamiah adalah musisi. Tidak dapat disangkal jika musik dapat menggerakkan orang, termasuk juga millennials. Misalnya lihat bagaimana konser Live Aid dapat menggalang juta-an orang menolong Ethiopia dari kelaparan, negara yang mereka bahkan juga tidak mereka kenal,” katanya.

Suport Band Repvblik
Repvblik sendiri menyatakan jika tulisan Jokowi Pilihan Kita didasari oleh kekaguman pada profil Presiden Jokowi. “Kita lihat Jokowi ialah figur yang sangat pas untuk memajukan industri musik Indonesia,” tutur Ruri Herdian Wantogia yang adalah penyanyi Repvblik.


Baca juga : Biaya Kuliah UMS - Pendaftaran UMS

“Pertimbangan itu pula yang menggerakkan kami jadi sisi dari PKPI di mana kami lihat partai ini, terutamanya profil Masbos Diaz, betul-betul memiliki komitmen memajukan musik di Tanah Air. PKPI betul-betul memberikan ruangan kadernya, termasuk juga musisi, untuk berkarya,” tambah Bachtiar Rahman Hamzah atau Tyar, keyboardis Repvblik.

“Oleh karenanya, mari millennials jangan pernah golput pada 17 April 2019 akan datang. Coblos 01 untuk presiden serta #PojokKananBawah untuk partainya. Jika kita golput, kita sebetulnya malah merugikan diri kita sendiri,” tutup Ruri.

Tuesday, April 2, 2019

Permasalahan Internal Partai di Daerah Ini Kian Memanas

14 PAC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), mengultimatum Delpin Barus sebagai Ketua DPC PDIP Sergai.

Mereka memperingatkan Ketua DPC Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai untuk tidak inginkan terulangnya momen tahun 1996 karena tidak mengakomodir aduan 14 PAC dari 17 PAC PDIP se se-Sergai.

"Bisa jadi terulang lagi momen itu kalau Delpin Barus bersikeras menampik saksi partai yang kami kemukakan," kata Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Perbaungan, Anwarsyam waktu dihubungi lewat selular, Kamis (21/3/2019) malam.

Baca juga : Jurusan di POLBAN

Seperti didapati momen 27 Juli 1996 ialah keonaran pengambilalihan dengan paksa kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jl Diponegoro 58 Jakarta Pusat. Waktu itu adalah tragedi berdarah. Momen itu juga dikatakan sebagai momen Sabtu Kelabu.

"Apa beliau (Delpin Barus-red) ingin semacam itu berlangsung di Kabupaten Sergai. Jika itu yang ia ingin, kami juga siap melayaninya. Jangan pernah merah menjadi berdarah-darah di Kabupaten Sergai," tantang Anwarsyam.

Seperti didapati 14 PAC PDIP se Sergai alami krisis keyakinan pada Delpin Barus. Mereka memandang Ketua DPC PDIP Sergai sudah melanggar ketentuan internal partai.

Ke-14 PAC ini menyerah data saksi yang akan diletakkan di tiap-tiap Tempat Pengambilan Nada (TPS) Pemilu 2019, tetapi tidak diterima Pelaksana Pekerjaan (Plt) Kepala Tubuh Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Sergei, Aron Nababan.

Faktanya, data saksi telah di kirim ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumut dari Koordinator Lokasi (Korwil) DPC yang melakukan penerimaan saksi, serta hal tersebut atas panduan pihak DPC.

Lalu, Rabu (20/3), mereka mendatangi kantor DPC PDIP Kabupaten Serdang Bedagai. Kehadiran 14 PAC PDI Perjuangan se Sergai ini di terima Wakil Ketua DPC PDIP Sergai P Sihombing serta Pelaksana Pekerjaan (Plt) Kepala Tubuh Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Sergei Aron Nababan.

Sudah sempat berlangsung beradu alasan serta silang opini. Serta, pertemuan itu menjumpai jalan buntu. DPC PDI P Sergai tidak dapat memberi jawaban memuaskan. Dari pertemuan itu DPC seperti kata P Sihombing memberikan waktu satu minggu untuk menjawab kemauan 14 PAC itu.

Yang menyedihkan bukan sebab mereka mesti menanti waktu 1 minggu. Tetapi, ada perkataan satu diantaranya unsur wakil ketua yang mengatakan jika mereka telah diracuni.

"Ada juga satu diantaranya Wakil Ketua yang mengatakan kami telah diracuni, makin berang kami jadinya, walau sebenarnya tuntutan kami ini jelas telah ditata dalam ketentuan partai. Betul-betul kami berang denganya," katanya.

Anwarsyam yang mewakili 14 PAC menyatakan, bila nanti (sesudah satu minggu-red) DPC tidak mewujudkan tuntutan untuk mengakomodir saksi partai yang diserahkan, akan membawa permasalahan ini ke DPD serta DPP PDI Perjuangan.

"Kita akan tempuh jalan hukum yang ada ditata dalam partai. Kita tidak akan diam serta selalu menuntut keadilan," tegasnya.

Perihal yang sama pula dikatakan Ketua PAC PDIP Tebing Syahbandar Rasimin. Menurutnya, tingkah Delpin Barus bukan hanya merugikan partai dalam mendulang nada tetapi pula merugikan dianya menjadi calon legislatif PDIP untuk DPRD Kabupaten Sergai.

"Jelas saya pula rugi sebab saya calon legislatif untuk DPRD Sergai," kata Rasimin.

Baca juga : Jurusan di ITB

Diakuinya, jika saksi yang mereka akomodir adalah saksi yang diambil waktu Pilgubsu 2018 kemarin. "Kami itu tidak dibuat-buat. Kan kami yang tahu beberapa tempat TPS nya. Kok, korwil juga yang mengambil. Jadi, apa pekerjaan kami di PAC?. Jelas kami geram sebab beliau memprioritaskan kebutuhan pribadi," katanya.

Selain itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Teluk Mengkudu Reri Edianto kaget terima surat pemanggilannya yang berkesan aneh. Surat itu berisi pemanggilan Ketua PAC PDIP Teluk Mengkudu untuk hadir ke kantor DPD PDI P Sumut di Jalan Jamin Ginting Medan, Jumat (22/3/2019).

Herannya, surat pemanggilan tertanggal 21 Maret tahun 2019 dengan nomer 29/IN/DPC-29.15-C/III/2019 bukanlah memakai kop surat DPD PDIP Sumut tetapi surat memakai kop surat DPC PDIP Kabupaten Sergai serta di tandatangani Delpin Barrus (Ketua) dan Sunawar SH sebagai Sekretaris.

Diluar itu, dalam surat tidak mencantum materi atau fakta pemanggilan ketua PAC PDIP Teluk Mengkudu itu. "Saya tidak tanggapan dengan surat itu. Isi surat tidak jelas. Saya cuma diminta hadir tanpa ada materi yang ingin diulas, Kembali juga, saya di panggil ke DPD tetapi yang keluarkan surat pemanggilan DPC. Ini kan aneh. Apa surat ini benar atau tidak. Ini yang membuat saya tidak greget," tuturnya.

Monday, April 1, 2019

Kampanye di Riau, Siti Nurbaya: Jokowi Pemimpin yang Peduli Rakyat

Capres nomer urut 01, Joko Widodo ialah pemimpin yang begitu menyukai rakyat. Karenanya kepemimpinannya sampai kini ditempatkan untuk tingkatkan kesejahteraan rakyat melalu beberapa pembangunan infrastruktur serta bermacam sarana untuk perkembangan rakyat.

"Beliau pemimpin yang begitu perduli dengan rakyat. Saya ikuti langkah kerja Pak Jokowi, ia ingin dengar nada rakyat. Orang yang hatinya dekat dengan kita, dekat dengan rakyat," tutur jurkam nasional pasangan Jokowi-Maruf Amin, Siti Nurbaya Bakar waktu kampanye terbuka di Lapangan Pasar Minggu Kandis, Kecamatan Siak, Riau, Sabtu (30/3/2019).

Siti Nurbaya yang di kirim Team Kampanye Nasional (TKN) ke kampanye terbuka di Riau ini kompak bersama dengan Gubernur Riau, Syamsuar yang hadir atas nama pribadi simpatisan Jokowi. Dalam orasinya mengutarakan, dianya miliki pengalaman menjadi birokrat saat lebih dari 40 tahun serta jadi saksi bagaimana perhatian Presiden Joko Widodo pada beberapa masalah di tingkat bawah.

Baca juga : Biaya Kuliah UNTAN - PendaftaranUNTAN

"Oleh karena itu, saya memberikan utamanya ajak penduduk yang telah kenal Pak Jokowi, senang Pak Jokowi, serta yakin Pak Jokowi lantas ajak rekan serta keluarga pilih Pak Jokowi pada 17 April akan datang untuk dua perihal. Pertama untuk meneruskan pembangunan yang memihak pada rakyat serta ke-2 untuk kelangsungan negara yang berdasar pada Pancasila serta UUD 1945," tutur Menteri Lingkungan Hidup serta Kehutanan (LHK) ini.

Ketertarikan masyarakat hadir kampanye terbuka pasangan calon presiden nomer urut 01 ini tinggi sekali. Walau situasi panas terik, beberapa ribu orang yang ada terlihat masih bertahan dengarkan orasi politik sampai usai. Acara pula makin meriah waktu Siti Nurbaya serta Syamsuar turut menghibur massa dengan nyanyi bersama dengan artis Iis Dahlia.

Janganlah Yakin Hoax
Dalam orasinya, Siti Nurbaya pula ajak penduduk untuk lihat kerja riil pemerintah, serta tidak yakin dengan fitnah, berita bohong atau hoax yang menjelekkan Jokowi. Diluar itu Siti memperingatkan penduduk untuk tidak golput di hari H pencoblosan, 17 April akan datang. "Janganlah golput. Jagalah negara kita, jagalah bangsa kita, untuk kesejahteraan rakyat semua," kata Siti yang diterima gemuruh massa.

Di bagian lainnya orasinya, Siti Nurbaya memberikan keyakinan masyarakat dengan bukti kecintaan Jokowi pada rakyatnya melalu kebijaksanaan, diantaranya kebijaksanaan Perhutanan Sosial di Propinsi Riau, yang sudah disahkan 83.928 ha lebih untuk 16.174 KK yang menyebar di semua Kabupaten/kota. Pemerintah pula sudah mempersiapkan 652.661 ha untuk 127.972 KK. Perhutanan sosial dipercaya jadi jalan keluar dari banyak masalah tempat serta lingkungan di Riau.

"Masalah berkaitan lingkungan hidup serta rimba sudah kita lakukan serta selalu kita tuntaskan. Pesan Pak Jokowi pada saya, rimba mesti untuk kesejahteraan rakyat. Di Riau kita sudah sediakan 1,1 juta ha untuk rakyat lewat Perhutanan Sosial," tuturnya.

Tidak cuma Siti Nurbaya, tokoh penduduk yang pula Gubernur Riau, Syamsuar pula kompak mengemukakan perhatian Presiden Jokowi pada daerah. Dia pula memperingatkan penduduk untuk tidak yakin hoax yang banyak menebar selama saat Pemilihan presiden.

"Pak Jokowi terserang fitnah mengagumkan, dimaksud anti agama, LGBT, serta rumor PKI, itu semua bohong. Penduduk janganlah yakin hoax yang memecah iris kita. Saya ajak penduduk janganlah golput di Pemilihan presiden kesempatan ini," kata Syamsuar diterima meriah massa yang ada.

Syamsuar ajak penduduk untuk tidak sangsi memberi dukungan Jokowi-Amin, sebab banyak pembangunan di masa pemerintah sekarang ini yang sampai ke pelosok desa, seperti suport infrastruktur jalan tol, jalan kereta api, serta banyak program rakyat yang lain.

Perhatian riil yang lain ialah suport buat beberapa petani, dari mulai pemberian asuransi sampai pertolongan peremajaan sawit dengan gratis. "Yang telah bagus ini mesti diteruskan. Kita perlu kepemimpinan beliau yang merakyat. Banyak suport kebijaksanaan beliau yang mesti dilanjutkan di Riau," kata Syamsuar.

Baca juga : Jurusan di ATMI

Menurut Syamsuar, kepemimpinan Jokowi semua penduduk rasakan pembangunan infrastruktur. Bukan sekedar pembangunan jalan serta jembatan saja, di waktu kepemimpinan Jokowi, penduduk Riau mulai nikmati jaringan listrik interkoneksi Sumatera.

Riau pula kata Syamsuar sudah meniti jalan tol yang menyambungkan Pekanbaru-Dumai serta Pekanbaru-Padang. "Ke depan, pak Jokowi akan bangun jalan rel kereta api di Riau-Sumbar. Karenanya, mesti kita junjung pak Jokowi supaya pembangunan ini bersambung tanpa ada kendala," katanya.

Syamsuar mengaku, tanpa ada suport Jokowi, pembangunan di Riau tidak akan semacam ini, ditambah lagi APBD Riau sekarang ini cuma seputar Rp9 triliun.