PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) akan menguber penyaluran credit sampai akhir tahun sebesar Rp33,8 triliun diantaranya dari project infrastruktur pemerintah yang lebih pas untuk, lancar serta rendah resiko.
Direktur Keuangan Bank Jawa timur Ferdian Timur Satyagraha menjelaskan project infrastruktur punya pemerintah mempunyai resiko yang kecil sebab termasuk juga project sindikasi dengan nasional.
Baca juga: Jurusan di MARANTHA
"Serta kami selalu berperan serta dalam pembiayaan credit infrastruktur ini sebab dengan tidak juga langsung berefek pada UMKM di sekelilingnya akan turut tumbuh," tuturnya waktu Investor Summit 2018, Selasa (18/9/2018).
Ia menjelaskan penyaluran credit infrastruktur Bank Jawa timur selama Januari-Agustus 2018 sudah sampai Rp1 triliun, contohnya untuk pembiayaan project pembangunan pabrik gula Rp200 miliar, jalan Tol Legundi - Manyar Rp500 miliar, serta pembangunan mall serta apartemen Rp70 miliar.
Mengenai tahun ini Bank Jawa timur membidik keseluruhan penyaluran credit Rp33,8 triliun, serta sampai Agustus 2018 sudah terealisasi Rp32,8 triliun. Capaian penyaluran credit itu alami perkembangan 6,6% dibanding periode yang sama tahun lantas, dengan perkembangan credit paling tinggi ialah bidang mengkonsumsi sebesar 8,78%.
Sekitar 75% dari keseluruhan capaian penyaluran credit adalah credit ritel konsumer seperti UMKM, serta sekitar 25% adalah credit korporasi termasuk juga bidang infrastruktur berada di dalamnya.
"Akhir tahun ini kami proyeksikan perkembangan credit kita dapat sampai 8%," tambah Ferdian.
Tidak hanya bidang korporasi yang termasuk juga infrastruktur, perseroan ikut mengalirkan credit multiguna yang sudah memberi kapasitas credit paling besar yaitu berperan 56,87% serta teraman dengan membuahkan NPL paling rendah cuma 0,26%.
Mengenai sampai Agustus 2018, Bank Jawa timur menuliskan kapasitas asset tumbuh 12,05% atau jadi sebesar Rp59,74 triliun serta laba bersih terdaftar Rp928,05 miliar atau tumbuh 3,50% (yoy).
Baca juga: Jurusan di UPNVY
Diluar itu, Bank Jawa timur membukukan perkembangan yang cukuplah berarti untuk Dana Pihak Ke-3 (DPK) yakni sebesar 13,09% (yoy) hingga kapasitas CASA masih tetap terbangun dengan baik sebesar 67,57%.
Bank Jawa timur sampai sekarang ini mempunyai keseluruhan service sekitar 1.638 service, baik service konvensional ataupun syariah dan ATM Bersama-sama dan jaringan Sempurna serta Sempurna Debet.
"Yang paling baru, kami sudah masuk dalam GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) yang bermakna kartu ATM Bank Jawa timur bisa dipakai pada semua ATM serta merchant di Indonesia yang berlogo ATM Bersama dengan, Sempurna serta GPN tiada cost," paparnya.
Saturday, October 13, 2018
Thursday, October 11, 2018
Hanafi Rais Sebut Ada Nuansa Politik di Balik Pemeriksaan Ayahnya
Pemanggilan bekas Ketua MPR Amien Rais menjadi saksi masalah penyebaran hoax Ratna Sarumpaet dipandang kental nuansa politis.
Baca juga: Biaya Kuliah POLINELA - Biaya UKT POLINELA
Hal tersebut diutarakan putra Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais waktu mengikuti ayahnya hadir ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
"Saya lebih lihat terdapat beberapa nuansa politisnyalah," tutur Hanafi pada wartawan, Rabu (10/10/2018).
Menurutnya, ada kesan-kesan masalah Ratna Sarumpaet akan dibawa ke masalah Penentuan Presiden serta Wakil Presiden (Pemilihan presiden) 2019.
Hanafi menyangka ada yang menyengaja ingin menggagalkan capres nomer urut 02 Prabowo Subianto serta Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tidak berhasil maju pada Penentuan Presiden serta Wakil Pesiden (Pemilihan presiden) 2019.
"Jadi sentimen ototarianisme ini halus serta kita mesti cermati," katanya.
Baca juga: Jurusan di UMS
Bukan sekedar didampingi putranya, Amien Rais hadir dikawal beberapa ratus orang dari Persaudaraan Alumni (PA) 212. Di luar Mapolda Metro Jaya, massa PA 212 lakukan tindakan unjuk perasaan. Mereka mencela pemanggilan Amien Rais.
Baca juga: Biaya Kuliah POLINELA - Biaya UKT POLINELA
Hal tersebut diutarakan putra Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais waktu mengikuti ayahnya hadir ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
"Saya lebih lihat terdapat beberapa nuansa politisnyalah," tutur Hanafi pada wartawan, Rabu (10/10/2018).
Menurutnya, ada kesan-kesan masalah Ratna Sarumpaet akan dibawa ke masalah Penentuan Presiden serta Wakil Presiden (Pemilihan presiden) 2019.
Hanafi menyangka ada yang menyengaja ingin menggagalkan capres nomer urut 02 Prabowo Subianto serta Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tidak berhasil maju pada Penentuan Presiden serta Wakil Pesiden (Pemilihan presiden) 2019.
"Jadi sentimen ototarianisme ini halus serta kita mesti cermati," katanya.
Baca juga: Jurusan di UMS
Bukan sekedar didampingi putranya, Amien Rais hadir dikawal beberapa ratus orang dari Persaudaraan Alumni (PA) 212. Di luar Mapolda Metro Jaya, massa PA 212 lakukan tindakan unjuk perasaan. Mereka mencela pemanggilan Amien Rais.
Monday, October 8, 2018
Ucapan dan Doa Kuatkan Sutopo Berjuang Melawan Kanker
Minggu 7 Oktober 2018 adalah hari yang spesial buat Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Info serta Humas Tubuh Nasional Penanggulangan Musibah (BNPB).
Baca juga: Biaya Kuliah POLSRI - Biaya UKT POLSRI
Di hari itu pria yang diketahui aktif mengemukakan info mengenai perlakuan musibah ini berulang tahun yang ke-49. Ia juga mengutarakan perasaan sukur atas doa yang dikatakan beberapa pihak, termasuk juga kelompok wartawan padanya.
"Ini hari 49 tahun umur saya. 49 tahun ikut saya lewat kehidupan. Sangat banyak perkataan selamat lagi tahun serta doa yang saya terima, baik lewat lisan, WhatsApp, telephone, SMS, sosmed, serta yang lain. Benar-benar, semuanya ialah kebahagiaan serta nikmat mengagumkan saya alami pada hari ini. Sangat banyak yang menyayangi serta memberi perhatian buat saya," kata Sutopo pada wartawan, Minggu 7 Oktober 2018.
Perkataan serta doa membuat Sutopo makin semangat untuk melakukan kehidupan ini.
"Semangat untuk lewat masalah dari penderitaan sakit kanker yang tengah menguji saya. Tahun ini ialah tahun yang berat buat saya. Akan tetapi support orang-tua, keluarga, serta rekan-rekan membuat saya kuat menjalaninya. Terima kasih banyak pada semua yang sudah menolong saya bangun serta melawan kehidupan dengan senyuman serta bukan rasa sedih," papar alumnus Kampus Gadjah Mada serta Institut Pertanian Bogor ini.
Baca juga: Biaya Kuliah POLNES - Biaya UKT POLNES
Sekarang ini Sutopo tengah berusaha menantang penyakit kanker paru-paru fase 4B. Walau demikian perasaan sakit itu tidak menurunkan semangat untuk masih memberi data serta info kebencanaan terbaru pada beberapa wartawan.
Ia juga meminta doa pada Allah SWT untuk mengobati penyakit yang dideritanya. Diluar itu ia ikut berkemauan selalu melakukan hidup yang lebih baik, diantaranya melayani masyarkaat serta mengabdi pada negara dengan ikhlas.
Baca juga: Biaya Kuliah POLSRI - Biaya UKT POLSRI
Di hari itu pria yang diketahui aktif mengemukakan info mengenai perlakuan musibah ini berulang tahun yang ke-49. Ia juga mengutarakan perasaan sukur atas doa yang dikatakan beberapa pihak, termasuk juga kelompok wartawan padanya.
"Ini hari 49 tahun umur saya. 49 tahun ikut saya lewat kehidupan. Sangat banyak perkataan selamat lagi tahun serta doa yang saya terima, baik lewat lisan, WhatsApp, telephone, SMS, sosmed, serta yang lain. Benar-benar, semuanya ialah kebahagiaan serta nikmat mengagumkan saya alami pada hari ini. Sangat banyak yang menyayangi serta memberi perhatian buat saya," kata Sutopo pada wartawan, Minggu 7 Oktober 2018.
Perkataan serta doa membuat Sutopo makin semangat untuk melakukan kehidupan ini.
"Semangat untuk lewat masalah dari penderitaan sakit kanker yang tengah menguji saya. Tahun ini ialah tahun yang berat buat saya. Akan tetapi support orang-tua, keluarga, serta rekan-rekan membuat saya kuat menjalaninya. Terima kasih banyak pada semua yang sudah menolong saya bangun serta melawan kehidupan dengan senyuman serta bukan rasa sedih," papar alumnus Kampus Gadjah Mada serta Institut Pertanian Bogor ini.
Baca juga: Biaya Kuliah POLNES - Biaya UKT POLNES
Sekarang ini Sutopo tengah berusaha menantang penyakit kanker paru-paru fase 4B. Walau demikian perasaan sakit itu tidak menurunkan semangat untuk masih memberi data serta info kebencanaan terbaru pada beberapa wartawan.
Ia juga meminta doa pada Allah SWT untuk mengobati penyakit yang dideritanya. Diluar itu ia ikut berkemauan selalu melakukan hidup yang lebih baik, diantaranya melayani masyarkaat serta mengabdi pada negara dengan ikhlas.
Sunday, October 7, 2018
Jalankan Program KPR Mikro ABCG, BTN Gandeng Universitas di RI
Bank BTN ikut ajak Kampus Mulawarman untuk mengimplementasikan program KPR Mikro ABCG. Program kewirausahaan itu ikut disediakan untuk mensupport Kampus Mulawarman jadi perguruan tinggi berskala internasional
Samarinda, 29 September 2018. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. siap mengembangkan sayap untuk sebarkan implementasi Credit Pemilikan Rumah (KPR) Mikro yang memadukan unsur Academy-Business-Community-Government (ABCG) dengan menggandeng kampus di beberapa daerah di Indonesia. Cara barusan dikerjakan perseroan untuk membuat perkembangan bidang property yang positif serta berkepanjangan terpenting yang mengarah kelompok penduduk menengah ke bawah. Kesempatan ini, Bank BTN ajak Kampus Mulawarman untuk meningkatkan program kewirausahaan sosial di bidang property itu.
Direktur Utama Bank BTN Maryono menyampaikan kesempatan usaha property di Indonesia masih tetap besar sekali. Karena itu, memerlukan ekosistem yang dapat menyangga bidang ini tumbuh positif serta berkepanjangan. Salah satunya yang dapat digunakan, lanjut Maryono, yaitu kelompok perguruan tinggi. Ditambah lagi, Indonesia mempunyai seputar 4.500 kampus yang dapat di kembangkan jadi perguruan tinggi berkualitas internasional.
Baca juga: Akreditasi Prodi BINUS
Untuk ke arah level internasional, lanjutnya, beberapa kampus itu butuh bertransformasi dalam bagian akademik ataupun non-akademik, termasuk juga meningkatkan kewirausahaan. Salah satunya program kewirausahaan yang disediakan Bank BTN yaitu socio-technopreneurship berbentuk KPR Mikro ABCG. “Kami sudah mengimplementasikan program KPR Mikro ABCG itu dengan Kampus Diponegoro di Kendal. Hal itu bisa jadi kesempatan buat Kampus Mulawarman untuk lakukan perihal sama di Samarinda serta sekelilingnya. Kami juga siap menggajak universitas-universitas lainnya di semua Indonesia,” jelas Maryono dalam Orasi Ilmiahnya di Kampus Mulawarman, Sabtu (29/9).
Mengenai, KPR Mikro ABCG adalah pola hasil kerjasama empat pihak yang terdiri atas akademisi, dunia usaha, komune, serta pemerintah untuk mensupport pembangunan perumahan swadaya yang berbasiskan komune yang memerlukan tempat tinggal. Pola KPR ini mengarah penduduk berpendapatan rendah (MBR) unbankable di Indonesia yang masih tetap hidup di dalam rumah kontrakan serta lingkungan tidak wajar huni.
Menurut Maryono, lewat program KPR mikro ABCG itu, sertifikat tanah yang ada langsung bisa dipecah, lalu penduduk kelompok MBR dapat selekasnya mempunyai rumah serta tanah dengan harga terjangkau serta periode waktu lebih pendek. “Jadi ini yang memberi keringanan serta begitu mudah buat penduduk yang berpendapatan tidak masih,” katanya.
Maryono mengutarakan pola KPR Mikro ABCG itu dapat juga diaplikasikan di semua daerah, termasuk di Samarinda. “Nantinya, untuk komune serta tehnis pendekatannya di kampus serta kabupaten yang siap, akan kami buatkan.”
Bank BTN, imbuhnya, dapat juga memberi kerja sama juga dengan kampus dalam soal menginisiasi membuat pengembangan inkubator usaha tingkat awal. Sampai sekarang ini, perseroan sudah membuat BTN Zona dengan beberapa sarana di perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia. “Kami akan bangun satu pembinaan pada startup-startup mahasiswa untuk dikasihkan binaan. Ditambah lagi kami akan bekerja bersama dengan plug and play yang berada di Amerika,” tutur Maryono.
Maryono menuturkan perseroan juga masih memiliki komitmen dalam mensupport program peningkatan perguruan tinggi di Indonesia. Selangkah yang disediakan dari mulai kerja sama riset serta peningkatan, program pendidikan serta kursus, sampai seminar yang terkait dengan perumahan. “Selain itu, kami akan selalu meningkatkan program-program kewirausahaan yang lain terutamanya yang berbasiskan socio-technopreneurship.”
Maryono berujar, kewirausahaan bisa menjawab kesempatan usaha yang masih tetap besar di Indonesia. Di bidang property contohnya, angka keperluan rumah juga terdaftar naik 800.000 unit tiap-tiap tahun. Akan tetapi, jumlahnya tersedianya rumah baru sekitar 250.000-400.000 unit per tahun. Angka backlog perumahan dari MBR unbankable juga sampai 6 juta kepala keluarga di semua Indonesia.
Di lain sisi, dalam periode panjang yaitu pada 2030, diprediksikan masyarakat umur produktif Indonesia juga terdaftar dapat sampai diatas 60%. Pada 2030, kelas menengah di Tanah Air yang berpendapatan diatas US$3.600 ikut diproyeksi sampai 135 juta jiwa. Perkembangan itu ikut semakin di dukung dengan literasi internet yang makin bertambah dan kenaikan keinginan produk berbasiskan digital di pasar global.
Baca juga: Akreditasi Prodi TEL-U
Untuk mengerjakan beberapa kekuatan itu, saat beberapa tahun paling akhir Bank BTN memang fokus dalam meningkatkan ekosistem usaha property yang positif serta berkepanjangan dan kewirausahaan. Selangkah yang dikerjakan perseroan yaitu dengan berperan serta meningkatkan bagian akademik lewat program vokasi, penelitian house price index (HPI) dan analisis supply-demand, sampai short course Mini MBA yang membuat pengembang andal. Di bagian non-akademik, Bank BTN ikut membangun Rumah Kreatif BTN serta meningkatkan kewirausahaan pertanian agar bisa mengakselerasi ekonomi di pedesaan dengan menggerakkan petani.
Maryono menuturkan perseroan juga sudah mengadakan Edukasi Literasi Property di 27 Kampus pada 25 kota berlainan di Indonesia. Dalam pekerjaan itu, Bank BTN cetak Rekor MURI menjadi edukasi literasi property dengan jumlahnya peserta paling banyak yaitu lebih dari 12.000 peserta. Bank BTN, ucap Maryono, ikut sudah cetak lebih dari 1.000 calon pengembang perumahan lewat instansi Housing Finance Center (HFC).
Selain itu, sampai sekarang, Bank BTN sudah jadi instansi keuangan yang mensupport semua pekerjaan operasional Kampus Mulawarman. Saat lebih dari 10 tahun, Bank BTN sudah melakukan kemitraan dengan kampus berumur 56 tahun itu dengan buka kantor kas, giro, kerja sama program peningkatan operasional, pembayaran SPP dengan host-to-host, sampai penyaluran beasiswa. Bank BTN ikut mengalirkan credit buat dosen ataupun karyawan kampus ini. Lewat kemitraan itu, Bank BTN ikut sudah memberi beberapa service layanan keuangan yang lain buat semua akademisi di kampus paling besar di Kalimantan itu.
Samarinda, 29 September 2018. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. siap mengembangkan sayap untuk sebarkan implementasi Credit Pemilikan Rumah (KPR) Mikro yang memadukan unsur Academy-Business-Community-Government (ABCG) dengan menggandeng kampus di beberapa daerah di Indonesia. Cara barusan dikerjakan perseroan untuk membuat perkembangan bidang property yang positif serta berkepanjangan terpenting yang mengarah kelompok penduduk menengah ke bawah. Kesempatan ini, Bank BTN ajak Kampus Mulawarman untuk meningkatkan program kewirausahaan sosial di bidang property itu.
Direktur Utama Bank BTN Maryono menyampaikan kesempatan usaha property di Indonesia masih tetap besar sekali. Karena itu, memerlukan ekosistem yang dapat menyangga bidang ini tumbuh positif serta berkepanjangan. Salah satunya yang dapat digunakan, lanjut Maryono, yaitu kelompok perguruan tinggi. Ditambah lagi, Indonesia mempunyai seputar 4.500 kampus yang dapat di kembangkan jadi perguruan tinggi berkualitas internasional.
Baca juga: Akreditasi Prodi BINUS
Untuk ke arah level internasional, lanjutnya, beberapa kampus itu butuh bertransformasi dalam bagian akademik ataupun non-akademik, termasuk juga meningkatkan kewirausahaan. Salah satunya program kewirausahaan yang disediakan Bank BTN yaitu socio-technopreneurship berbentuk KPR Mikro ABCG. “Kami sudah mengimplementasikan program KPR Mikro ABCG itu dengan Kampus Diponegoro di Kendal. Hal itu bisa jadi kesempatan buat Kampus Mulawarman untuk lakukan perihal sama di Samarinda serta sekelilingnya. Kami juga siap menggajak universitas-universitas lainnya di semua Indonesia,” jelas Maryono dalam Orasi Ilmiahnya di Kampus Mulawarman, Sabtu (29/9).
Mengenai, KPR Mikro ABCG adalah pola hasil kerjasama empat pihak yang terdiri atas akademisi, dunia usaha, komune, serta pemerintah untuk mensupport pembangunan perumahan swadaya yang berbasiskan komune yang memerlukan tempat tinggal. Pola KPR ini mengarah penduduk berpendapatan rendah (MBR) unbankable di Indonesia yang masih tetap hidup di dalam rumah kontrakan serta lingkungan tidak wajar huni.
Menurut Maryono, lewat program KPR mikro ABCG itu, sertifikat tanah yang ada langsung bisa dipecah, lalu penduduk kelompok MBR dapat selekasnya mempunyai rumah serta tanah dengan harga terjangkau serta periode waktu lebih pendek. “Jadi ini yang memberi keringanan serta begitu mudah buat penduduk yang berpendapatan tidak masih,” katanya.
Maryono mengutarakan pola KPR Mikro ABCG itu dapat juga diaplikasikan di semua daerah, termasuk di Samarinda. “Nantinya, untuk komune serta tehnis pendekatannya di kampus serta kabupaten yang siap, akan kami buatkan.”
Bank BTN, imbuhnya, dapat juga memberi kerja sama juga dengan kampus dalam soal menginisiasi membuat pengembangan inkubator usaha tingkat awal. Sampai sekarang ini, perseroan sudah membuat BTN Zona dengan beberapa sarana di perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia. “Kami akan bangun satu pembinaan pada startup-startup mahasiswa untuk dikasihkan binaan. Ditambah lagi kami akan bekerja bersama dengan plug and play yang berada di Amerika,” tutur Maryono.
Maryono menuturkan perseroan juga masih memiliki komitmen dalam mensupport program peningkatan perguruan tinggi di Indonesia. Selangkah yang disediakan dari mulai kerja sama riset serta peningkatan, program pendidikan serta kursus, sampai seminar yang terkait dengan perumahan. “Selain itu, kami akan selalu meningkatkan program-program kewirausahaan yang lain terutamanya yang berbasiskan socio-technopreneurship.”
Maryono berujar, kewirausahaan bisa menjawab kesempatan usaha yang masih tetap besar di Indonesia. Di bidang property contohnya, angka keperluan rumah juga terdaftar naik 800.000 unit tiap-tiap tahun. Akan tetapi, jumlahnya tersedianya rumah baru sekitar 250.000-400.000 unit per tahun. Angka backlog perumahan dari MBR unbankable juga sampai 6 juta kepala keluarga di semua Indonesia.
Di lain sisi, dalam periode panjang yaitu pada 2030, diprediksikan masyarakat umur produktif Indonesia juga terdaftar dapat sampai diatas 60%. Pada 2030, kelas menengah di Tanah Air yang berpendapatan diatas US$3.600 ikut diproyeksi sampai 135 juta jiwa. Perkembangan itu ikut semakin di dukung dengan literasi internet yang makin bertambah dan kenaikan keinginan produk berbasiskan digital di pasar global.
Baca juga: Akreditasi Prodi TEL-U
Untuk mengerjakan beberapa kekuatan itu, saat beberapa tahun paling akhir Bank BTN memang fokus dalam meningkatkan ekosistem usaha property yang positif serta berkepanjangan dan kewirausahaan. Selangkah yang dikerjakan perseroan yaitu dengan berperan serta meningkatkan bagian akademik lewat program vokasi, penelitian house price index (HPI) dan analisis supply-demand, sampai short course Mini MBA yang membuat pengembang andal. Di bagian non-akademik, Bank BTN ikut membangun Rumah Kreatif BTN serta meningkatkan kewirausahaan pertanian agar bisa mengakselerasi ekonomi di pedesaan dengan menggerakkan petani.
Maryono menuturkan perseroan juga sudah mengadakan Edukasi Literasi Property di 27 Kampus pada 25 kota berlainan di Indonesia. Dalam pekerjaan itu, Bank BTN cetak Rekor MURI menjadi edukasi literasi property dengan jumlahnya peserta paling banyak yaitu lebih dari 12.000 peserta. Bank BTN, ucap Maryono, ikut sudah cetak lebih dari 1.000 calon pengembang perumahan lewat instansi Housing Finance Center (HFC).
Selain itu, sampai sekarang, Bank BTN sudah jadi instansi keuangan yang mensupport semua pekerjaan operasional Kampus Mulawarman. Saat lebih dari 10 tahun, Bank BTN sudah melakukan kemitraan dengan kampus berumur 56 tahun itu dengan buka kantor kas, giro, kerja sama program peningkatan operasional, pembayaran SPP dengan host-to-host, sampai penyaluran beasiswa. Bank BTN ikut mengalirkan credit buat dosen ataupun karyawan kampus ini. Lewat kemitraan itu, Bank BTN ikut sudah memberi beberapa service layanan keuangan yang lain buat semua akademisi di kampus paling besar di Kalimantan itu.
Friday, October 5, 2018
Rescue Perindo Minta Gempa-Tsunami Sulteng Jadi Bencana Nasional
DPP Rescue Perindo minta pemerintah memperhitungkan musibah gempa serta tsunami di Sulawesi Tengah yang banyak mengonsumsi korban jiwa diputuskan menjadi musibah alam nasional.
Ketua DPP Rescue Perindo Denny Adin menyampaikan efek yang diakibatkan karena gempa bumi serta tsunami di Palu serta Donggala, Sulteng sudah memporak-porandakan dua daerah di lokasi itu. Banyak korban jiwa yang berjatuhan karena musibah alam itu yang mesti jadikan perhatian serius pemerintah.
Baca juga: Biaya Kuliah UNLAM - Biaya UKT UNLAM
"Lebih baik pemerintah pikirkan serta memperhitungkan (musibah di Sulteng) jadi musibah nasional," kata Adin saat dihubungi, Kamis (4/10/2018).
Adin mengapresiasi usaha pemerintah buka pertolongan dari beberapa negara teman dekat untuk beberapa korban gempa di Sulteng. Pertolongan itu bisa menolong proses evakuasi korban serta percepat perbaikan keadaan pasca-terjadi musibah. "Dengan pertolongan luar negeri banyak yang hadir poses recovery dapat cepat dikerjakan. Mempersiapkan peringatan awal serta jalan evakuasi yang baik dan terencana supaya banyak yang selamat dari musibah gempa serta tsunami," katanya.
Awal mulanya, Adin menghimbau pemerintah daerah untuk membekali penduduk dalam menghadapi kekuatan datangnya musibah alam. Jumlahnya korban musibah gempa bumi serta tsunami di Palu serta Donggala sebab minimnya penduduk memperoleh panduan emergency tanggap darurat musibah. (Simak juga: Up-date Gempa serta Tsunami Sulteng, 1.571 Orang Wafat Dunia)
Dia memberikan contoh di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dimana pemda ditempat aktif menyiapkan panduan tanggap darurat musibah pada penduduk. Maksudnya supaya penduduk memahami apakah yang mesti dikerjakan saat musibah seperti gempa serta tsunami hadir tidak diduga.
Baca juga: Biaya Kuliah UNIMA - Biaya UKT UNIMA
"Umumnya pemerintah daerah seperti di Sumbar terpenting Kota Padang telah memberi panduan atau arah untuk ke arah penyelamatan jika berlangsung tsunami. Di tiap-tiap jalan sampai ke gang kecil ada panduan arah jika berlangsung tsunami," jelas Adin.
Didapati, berdasar pada data BNPB sampai 4 Oktober 2018 jam 08.00 WIB, keseluruhan korban wafat karena gempa bumi serta tsunami di Sulteng sekitar 1.407 jiwa. Sesaat, 113 korban hilang, 2.549 korban luka-luka, 152 korban tertimbun, 65.733 rumah rusak serta 70.821 masyarakat sangat terpaksa mengungsi di 141 titik.
Ketua DPP Rescue Perindo Denny Adin menyampaikan efek yang diakibatkan karena gempa bumi serta tsunami di Palu serta Donggala, Sulteng sudah memporak-porandakan dua daerah di lokasi itu. Banyak korban jiwa yang berjatuhan karena musibah alam itu yang mesti jadikan perhatian serius pemerintah.
Baca juga: Biaya Kuliah UNLAM - Biaya UKT UNLAM
"Lebih baik pemerintah pikirkan serta memperhitungkan (musibah di Sulteng) jadi musibah nasional," kata Adin saat dihubungi, Kamis (4/10/2018).
Adin mengapresiasi usaha pemerintah buka pertolongan dari beberapa negara teman dekat untuk beberapa korban gempa di Sulteng. Pertolongan itu bisa menolong proses evakuasi korban serta percepat perbaikan keadaan pasca-terjadi musibah. "Dengan pertolongan luar negeri banyak yang hadir poses recovery dapat cepat dikerjakan. Mempersiapkan peringatan awal serta jalan evakuasi yang baik dan terencana supaya banyak yang selamat dari musibah gempa serta tsunami," katanya.
Awal mulanya, Adin menghimbau pemerintah daerah untuk membekali penduduk dalam menghadapi kekuatan datangnya musibah alam. Jumlahnya korban musibah gempa bumi serta tsunami di Palu serta Donggala sebab minimnya penduduk memperoleh panduan emergency tanggap darurat musibah. (Simak juga: Up-date Gempa serta Tsunami Sulteng, 1.571 Orang Wafat Dunia)
Dia memberikan contoh di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dimana pemda ditempat aktif menyiapkan panduan tanggap darurat musibah pada penduduk. Maksudnya supaya penduduk memahami apakah yang mesti dikerjakan saat musibah seperti gempa serta tsunami hadir tidak diduga.
Baca juga: Biaya Kuliah UNIMA - Biaya UKT UNIMA
"Umumnya pemerintah daerah seperti di Sumbar terpenting Kota Padang telah memberi panduan atau arah untuk ke arah penyelamatan jika berlangsung tsunami. Di tiap-tiap jalan sampai ke gang kecil ada panduan arah jika berlangsung tsunami," jelas Adin.
Didapati, berdasar pada data BNPB sampai 4 Oktober 2018 jam 08.00 WIB, keseluruhan korban wafat karena gempa bumi serta tsunami di Sulteng sekitar 1.407 jiwa. Sesaat, 113 korban hilang, 2.549 korban luka-luka, 152 korban tertimbun, 65.733 rumah rusak serta 70.821 masyarakat sangat terpaksa mengungsi di 141 titik.
Wednesday, October 3, 2018
Tebar Hoaks, Ratna Sarumpaet Bisa Dijerat dengan UU ITE
Aktivis Ratna Sarumpaet sukses menghebohkan dengan berita bohong tentang penganiayaan pada dianya. Satu hari sesudah menghebohkan publik Tanah Air, Ratna pada akhirnya mengaku jika dianya berbohong.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIL
Dia tidak jadi korban penganiyaan di Bandung. Lebam di mukanya karena sedot lemak. Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah menyampaikan, Ratna Sarumpaet mesti bertanggung jawab perbuatanya.
Ratna dapat dijaring Masalah 28 ayat 1 UU ITE serta KUHP. “Agar kita semua mengawasi norma serta kepribadian dalam memakai sosial media. Sebab dalam masalah ini Ratna Sarumpaet telah membuat fitnah serta keresahan,” tuturnya dalam tayangan wartawan yang di terima SINDOnews, Rabu (3/10/2018).
Didapati, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet pada akhirnya mengaku jika dianya sudah menyebar berita bohong tentang masalah penganiayaan pada dianya di Bandung. Waktu itu itu dia barusan menghadiri pertemuan internasional, Jumat 21 September 2018. Akan tetapi sesudah dijelajahi, nyatanya di hari itu tidak ada pertemuan internasional di Bandung.
Baca juga: Akreditasi Prodi POLINDRA
Sesudah sudah sempat ramai, Selasa 2 Oktober 2018, pada akhirnya satu hari lalu anggota BPN Prabowo-Sandi ini mengadakan konpres serta mengaku dia sudah menyebar berita bohong.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIL
Dia tidak jadi korban penganiyaan di Bandung. Lebam di mukanya karena sedot lemak. Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah menyampaikan, Ratna Sarumpaet mesti bertanggung jawab perbuatanya.
Ratna dapat dijaring Masalah 28 ayat 1 UU ITE serta KUHP. “Agar kita semua mengawasi norma serta kepribadian dalam memakai sosial media. Sebab dalam masalah ini Ratna Sarumpaet telah membuat fitnah serta keresahan,” tuturnya dalam tayangan wartawan yang di terima SINDOnews, Rabu (3/10/2018).
Didapati, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet pada akhirnya mengaku jika dianya sudah menyebar berita bohong tentang masalah penganiayaan pada dianya di Bandung. Waktu itu itu dia barusan menghadiri pertemuan internasional, Jumat 21 September 2018. Akan tetapi sesudah dijelajahi, nyatanya di hari itu tidak ada pertemuan internasional di Bandung.
Baca juga: Akreditasi Prodi POLINDRA
Sesudah sudah sempat ramai, Selasa 2 Oktober 2018, pada akhirnya satu hari lalu anggota BPN Prabowo-Sandi ini mengadakan konpres serta mengaku dia sudah menyebar berita bohong.
Monday, October 1, 2018
TAPD Pasangkayu Pacu Asistensi RKA Perubahan 2018
Bahasan Biaya Penghasilan serta Berbelanja Daerah-Perubahan (APBD-P) 2018 Kabupaten Pasangkayu selalu bergulir. Selesai diserahkan pada DPRD pada 3 Agustus 2018 lantas, Team Biaya Pemerintah Daerah (TAPD) sekarang lakukan asistensi pada Gagasan Kerja serta Biaya (RKA) pergantian di semasing Organisasi Piranti Daerah (OPD).
Baca juga: Biaya Kuliah UNSRI - Biaya UKT UNSRI
“Ini untuk mengoptimalkan bahasan APBD Pergantian 2018 yang sesaat bergulir,” jelas Sekkab Pasangkayu Firman, Senin (3/9/2018).
Menurutnya, bahasan RKA pergantian ini diawali semenjak 1 September lantas serta direncanakan tuntas pada 5 September kelak.
Dijelaskan asistensi biaya ini dikerjakan sebab tiga argumen fundamental, yaitu sebab perubahan yang telah tidak sesuai dengan anggapan kebijakan umum APBD inti 2018, kondisi yang mengakibatkan mesti dikerjakan pergeseran biaya antarunit organisasi, antarkegiatan, serta antarjenis berbelanja, dan terdapatnya kondisi yang mengakibatkan saldo biaya lebih tahun biaya awal mulanya mesti dipakai untuk tahun berjalan.
“Mudah-mudahan selesai asistensi dikerjakan, bahasan APBD Pergantian step setelah itu dapat berjalan mulus, hingga APBD Pergantian 2018 dapat diputuskan pas waktu,” kata Firman.
Baca juga: Biaya Kuliah UNM - Biaya UKT UNM
Didapati, keseluruhan penghasilan pada APBD 2018 sampai Rp794 miliar, sedang keseluruhan berbelanja pada APBD 2018 Rp812 miliar. Sesaat Bekas Lebih Perhitungan Biaya (SILPA) pada APBD 2018 sampai Rp18 miliar.
Baca juga: Biaya Kuliah UNSRI - Biaya UKT UNSRI
“Ini untuk mengoptimalkan bahasan APBD Pergantian 2018 yang sesaat bergulir,” jelas Sekkab Pasangkayu Firman, Senin (3/9/2018).
Menurutnya, bahasan RKA pergantian ini diawali semenjak 1 September lantas serta direncanakan tuntas pada 5 September kelak.
Dijelaskan asistensi biaya ini dikerjakan sebab tiga argumen fundamental, yaitu sebab perubahan yang telah tidak sesuai dengan anggapan kebijakan umum APBD inti 2018, kondisi yang mengakibatkan mesti dikerjakan pergeseran biaya antarunit organisasi, antarkegiatan, serta antarjenis berbelanja, dan terdapatnya kondisi yang mengakibatkan saldo biaya lebih tahun biaya awal mulanya mesti dipakai untuk tahun berjalan.
“Mudah-mudahan selesai asistensi dikerjakan, bahasan APBD Pergantian step setelah itu dapat berjalan mulus, hingga APBD Pergantian 2018 dapat diputuskan pas waktu,” kata Firman.
Baca juga: Biaya Kuliah UNM - Biaya UKT UNM
Didapati, keseluruhan penghasilan pada APBD 2018 sampai Rp794 miliar, sedang keseluruhan berbelanja pada APBD 2018 Rp812 miliar. Sesaat Bekas Lebih Perhitungan Biaya (SILPA) pada APBD 2018 sampai Rp18 miliar.
Subscribe to:
Posts (Atom)